Seorang caleg tengah mengunjungi sebuah pesantren untuk berkampanye. Karena para santri biasanya sami'na wa atha'na, jadi nanti tinggal ngrembuki kiainya saja sudah mendapatkan suara sekian ribu. Maklumlah, santri di pesantren tersebut tidak kurang dari lima ribu orang. "Maaf, Pak. Bagaimana perhatian Bapak dan Partai yang bapak pinpin terhadap dunia pesantren besok?"
"Dari dulu kami sangat memperhatikan dunia pesantren dan besok pun tetap akan memperhatikan dunia pesantren. Lihatlah kaos dan akan kami bagikan. Lihatlah jas yang sekarang kami pakai. Sama bukan, dengan warna kitab kalian?"
dipun kentun dening Bapakipun Hasna kalian Farhan
Rabu, 08 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar