Seorang ibu berkata kepada anaknya, “Anakku hendaklah kamu senantiasa berkata jujur. Orang jujur dicintai Allah dan orang yang pendusta dibenci Allah.”
Anaknya bertanya, “Kalau kejujuran itu merugikan kita bagaimana, Bu?”
“Kamu harus tetap jujur. Rasulullah Saw bersabda yang artinya Katakanlah yang benar walaupun pahit.”
Selesai berkata demikian, ibu itu melihat tukang kredit dari kejauhan. Ia ingat bahwa kreditannya masih belu lunas dan hari ini adalah jadwalnya mengangsur sedangkan dirinya tidak mempunyai uang. Ia segera berkata kepada anaknya, “Nak, kalau bapak tukang kredit itu datang katakan ibu sedang pergi saja ya? Ibu akan bersembunyi di kamar.”
Demikianlah, ibu itu segera bergegas ke kamarnya agar tukang kredit tidak mengetahuinya. Tidak beberapa lama tukang kredit pun datang dan bertanya kepada anak kecil itu. “Nak, ibumu ada di rumah?”
“Pak, ibu tadi menyuruh saya kalau bapak datang saya harus bilang kalau ibu sedang pergi. Karena saat ini ibu bersembunyi di kamar.”
posted by Muhammad Syafii Masykur
Selasa, 07 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar